Rekonstruksi Konsep Pola Asuh Profetik Untuk Mengoptimalkan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini di Era Digital

Authors

  • Pian Nurpaujiansah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Az Zahra Tasikmalaya, Indonesia
  • Ahmad Hinayatulohi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Az Zahra Tasikmalaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69698/jis.v4i1.1669

Keywords:

Pola Asuh Profetik , Digital Parenting, Perkembangan Sosial, Anak Usia Dini, Literasi Digital Islami

Abstract

Latar Belakang: Transformasi digital telah mengubah pola interaksi sosial anak usia dini sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi praktik pengasuhan keluarga Muslim. Kajian mengenai digital parenting umumnya berfokus pada aspek pengawasan penggunaan teknologi, sedangkan konsep pola asuh profetik masih didominasi pendekatan normatif sehingga belum sepenuhnya mampu menjawab dinamika kehidupan digital. Kondisi ini menunjukkan perlunya rekonstruksi konsep pola asuh profetik yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep pola asuh profetik untuk mengoptimalkan perkembangan sosial anak usia dini di era digital melalui integrasi nilai-nilai Islam dengan prinsip digital parenting. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, literatur pendidikan Islam, teori perkembangan anak, serta berbagai penelitian mutakhir mengenai digital parenting dan literasi digital. Analisis data dilakukan menggunakan conceptual synthesis analysis dengan mengintegrasikan berbagai konsep menjadi model konseptual yang komprehensif. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi pola asuh profetik dibangun atas lima dimensi utama, yaitu transendensi, keteladanan sebagai Digital Role Model, humanisasi, literasi digital Islami, dan penguatan kompetensi sosial anak usia dini. Penelitian ini juga menghasilkan dua konsep baru, yaitu Digital Spiritual Educator dan Digital Role Model, yang menempatkan orang tua sebagai pembimbing spiritual sekaligus teladan dalam membangun perilaku digital yang bertanggung jawab dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Kesimpulan: Rekonstruksi pola asuh profetik menghasilkan model konseptual pengasuhan Islami yang adaptif terhadap era digital dengan mengintegrasikan dimensi spiritual, keteladanan, literasi digital, dan penguatan kompetensi sosial anak. Model ini diharapkan dapat menjadi landasan konseptual bagi pengembangan praktik digital parenting berbasis nilai-nilai profetik dalam mendukung perkembangan sosial anak usia dini.

Kata Kunci: Pola Asuh Profetik; Digital Parenting; Perkembangan Sosial; Anak Usia Dini; Literasi Digital Islami.

References

Ahmad Hinayatulohi. (2026). Manajemen Strategi Pondok Pesantren di Era Digital (Teori dan Implementasi). Madani Kreatif Publisher (madani Berkah Abadi).

Akbar, A. (2011). PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF TRANSFORMASI SOSIAL. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 9(2), 223–241. https://doi.org/10.18592/khazanah.v9i2.3154

Astuti, R., Erni Munastiwi, Muqowim, & Muammar Qadafi. (2022a). Digital Parenting: Utilizing Technology to Instill Islamic Education Values in Young Children. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 365–378. https://doi.org/10.19105/tjpi.v17i2.7468

Astuti, R., Erni Munastiwi, Muqowim, & Muammar Qadafi. (2022b). Digital Parenting: Utilizing Technology to Instill Islamic Education Values in Young Children. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 365–378. https://doi.org/10.19105/tjpi.v17i2.7468

Balai Diklat Keagamaan Jakarta. (2020, Agustus 3). TEKNOLOGI PENDIDIKAN ERA DIGITAL DAN TANTANGAN INDONESIA MENGHADAPI DINAMIKA PERADABAN MILENIUM SEBAGAI ERA ROBOTIC. Balai Diklat Keagamaan Jakarta. https://bdkjakarta.kemenag.go.id/teknologi-pendidikan-era-digital-dan-tantangan-indonesia-menghadapi-dinamika-peradaban-milenium-sebagai-era-robotic/

Ersila, W., Aisyah, R. D., Rofiqoh, S., & Utami, S. (2025). Pola Asuh Orang Tua Optimalkan Perkembangan Anak Prasekolah. Penerbit NEM.

Evy Ratna Kartika Waty. (2024). Rumah Ramah Anak Penerapan Pola Pengasuhan Positif. Bening Media Publishing.

Hardy, S. A., & Carlo, G. (2005a). Religiosity and prosocial behaviours in adolescence: The mediating role of prosocial values. Journal of Moral Education, 34(2), 231–249. https://doi.org/10.1080/03057240500127210

Hardy, S. A., & Carlo, G. (2005b). Religiosity and prosocial behaviours in adolescence: The mediating role of prosocial values. Journal of Moral Education, 34(2), 231–249. https://doi.org/10.1080/03057240500127210

Ilham Akbar, Faishal Rahimi, & Fauziah Adzimatinur. (2025). Transformasi Digital Pesantren: Peningkatan Literasi Digital Guru di Pondok Pesantren Khusus Terjemah Al Quran Islam Tarbiyatul Banin Kabupaten Cirebon. Abdi Dalem: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2, 2, 78–86.

Iwan Sanusi, Andewi Suhartini, Haditsa Qur’ani Nurhakim, Ulvah Nur’aeni, & Giantomi Muhammad. (2024). Konsep Uswah Hasanah dalam Pendidikan Islam. Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.29313/masagi.v1i1.3523

Khoirunnisa, A. N., & M. Suud, F. (2025). Prophetic Parenting Skills of Generation Z Parents in Educating Children in the Digital Era. Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 148–161. https://doi.org/10.38073/jpi.v15i2.3086

Kuntowijoyo. (2008). Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi. Mizan.

Lexy J. Moleong. (2018). METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF (38 ed.). PT. Remaja Rosdakarya.

Livingstone, S., & Haddon, L. (2009). EU Kids Online: Final Report. London school of economics and political science.

MacIver, N. J. (2017). Oxytocin Treatment May Improve Infant Feeding and Social Skills in Prader-Willi Syndrome. Pediatrics, 139(2), e20163833. https://doi.org/10.1542/peds.2016-3833

Maskur, D., Masykur, & Gufron, I. A. (2024). Telaah Paradigma Ilmu Sosial Profetik Dalam Memahami Transformasi Sosial. Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956, 5(4), 114–128. https://doi.org/10.36312/jtm.v5i4.2915

Mayunda, A. & Zulkarnaen. (2024). Penerapan Pola Asuh Ala Rasulullah SAW Dalam Mencegah Inner Child Negatif Pada Anak Di Khalilah Islamic Daycare: Studi Kajian Hadis. Jurnal Cendekia Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam, 16(02), 405–422. https://doi.org/10.37850/cendekia.v16i02.816

Mestika Zed. (2014). MEtode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Nuvoli, V., Camanni, M., Mariani, I., Ponte, S., Black, M., & Lazzerini, M. (2025). Digital screen exposure in infants, children and adolescents: A systematic review of existing recommendations. Public Health in Practice, 10, 100653. https://doi.org/10.1016/j.puhip.2025.100653

Rouzi, K. S., Afifah, N., Hendrianto, C., & Desmita, D. (2020). Establishing an Islamic Learning Habituation Through the Prophets’ Parenting Styles in the New Normal Era. International Journal of Islamic Educational Psychology, 1(2), 101–111. https://doi.org/10.18196/ijiep.v1i2.9638

WHO Guidelines on Parenting Interventions to Prevent Maltreatment and Enhance Parent-Child Relationships with Children Aged 0-17 Years (1st ed). (2022). World Health Organization.

Downloads

Published

2025-06-28

How to Cite

Pian Nurpaujiansah, & Ahmad Hinayatulohi. (2025). Rekonstruksi Konsep Pola Asuh Profetik Untuk Mengoptimalkan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini di Era Digital. AL-KAINAH: Journal of Islamic Studies, 4(1), 66–79. https://doi.org/10.69698/jis.v4i1.1669

Citation Check