Relasi Kiai-Santri dan Tuduhan Feodalisme dalam Tradisi Pesantren: Kajian Tafsir Tematik Atas Otoritas, Adab, dan Kritik

Authors

  • Ulfatul Hasanah Universitas Nurul Jadid, Indonesia
  • Abd. Basid Basid Universitas Nurul Jadid, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69698/jis.v5i1.1606

Keywords:

Pesantren, Feudalism, Kiai-Santri Relationship, Thematic Exegesis, Pedagogical Authority

Abstract

Latar Belakang: Artikel ini menganalisis tuduhan feodalisme dalam relasi kiai-santri di pesantren melalui pendekatan tafsir tematik Al-Qur’an. Isu ini mengemuka seiring berkembangnya wacana publik yang menilai praktik ta’dzim santri kepada kiai sebagai bentuk relasi subordinatif yang menyerupai struktur feodal. Tujuan Penelitian: penelitian ini bertujuan menganalisis tuduhan feodalisme dalam relasi kiai-santri melalui kajian tafsir temaktik Al-Qur’an serta menjelaskan batas antara otoritas pedagogis-keagamaan dan dominasi feodal dalam tradisi pesantren.  Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretatif berbasis studi kepustakaan dengan menjadikan Tafsir Al-Azhar karya Hamka dan Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab sebagai sumber primer. Analisis dilakukan terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan adab terhadap ilmu, otoritas moral, dan prinsip koreksi dalam Islam, lalu dibaca dengan bantuan teori relasi kuasa Michel Foucault dan kekuasaan simbolik Pierre Bourdieu. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi kiai-santri dalam kerangka normatif Al-Qur’an tidak bertumpu pada dominasi feodal, tetapi pada legitimasi keilmuan, etika penghormatan, dan tanggung jawab moral. Penghormatan kepada kiai merupakan bentuk pengakuan simbolik atas otoritas ilmu, bukan pengultusan personal yang menutup ruang kritik. Dalam perspektif ini, pesantren dapat dipahami sebagai institusi pedagogis-keagamaan yang menempatkan adab dan otoritas dalam hubungan yang seimbang dengan prinsip amr ma’ruf nahi munkar. Kesimpulan: Artikel ini menegaskan pentingnya membedakan antara otoritas keilmuan yang sah dan praktik feodalistik yang bertentangan dengan etika Islam.

References

Achmadin, B. Z., Asrori, M., Barizi, A., Amrullah, A. M. K., & Nafis, M. M. (2024). Deconstructing the Kiai and Santri Relationship: A Critical Review of Power and Cultural Dynamics. El Harakah: Jurnal Budaya Islam, 26(2), 367–392. https://doi.org/10.18860/eh.v26i2.29573

Afandi, A. Y., Pak Sobar, H. S. A. G., Drs. ,. M. Pd, & Pak Ayi, Dr. H. A. S., Drs. ,. M. Pd. I. (2022). Implikasi Pendidikan QS. Ali Imron Ayat 104 tentang Amar Ma’ruf Nahi Munkar terhadap Akhlak. Bandung Conference Series: Islamic Education, 2(2). https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i2.4629

Al Qusyairi, A. A. (2024). Feodalisme Perspektif Sayyid Quṭb: Telaah atas Kitab tafsir fī Ẓilāl al-Qur’an. STAI Al-Anwar Rembang.

Anjani, A. R., Amanah, P., & Chadidjah, S. (2025). Pesantren Lembaga Pendidikan Tertua Di Indonesia dan Perkembangannya. At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies, 7(1), 11–34. https://doi.org/10.47766/atjis.v7i1.6744

Ashimulloh, A., & Maula, N. A. (2025). Kritik Terhadap Fenomena Anggapan Feodalisme Di Pesantren: Analisis Penafsiran Surah Luqmān Ayat 14. Pesantren Studies Annual Symposium on Pesantren Studies (Ansops) 2025, 4(1), 15–27. https://doi.org/10.35897/intaj.v4i1.388

Astuti, L., & Winarti, A. (2026). Moral Education in Islamic Boarding Schools for Shaping the Social Character of Adolescents. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 10(1), 20–36. https://doi.org/10.35723/ajie.v10i1.220

Bashri, Y. (2021). Kiai in Indonesian Social-Political Changes. Journal of Nahdlatul Ulama Studies, 2(1), 67–88. https://doi.org/10.35672/jnus.v2i1.67-88

Basid, Abd., Husna, R., & Somad, Abd. (2025). Pembinaan Al-Qur’an Serta Penanaman Moral kepada Siswa Musala Al-Muhakim Randutata Paiton Probolinggo. PARTICIPATORY: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 1–16. https://doi.org/10.58518/participatory.v4i1.3354

Chasanah, N. (2021). Leadership of Kiai and Students’ Obedience in Islamic Boarding School. Resolusi: Jurnal Sosial Politik, 4(1). https://doi.org/10.32699/resolusi.v4i1.1875

Christensen, G. (2024). Three Concepts of Power: Foucault, Bourdieu, and Habermas. Power and Education, 16(2), 182–195. https://doi.org/10.1177/17577438231187129

Dian, D., Hidayatulloh, R., Riyanti, T., & Aripin, J. (2024). The Role of Kiai Leadership in Developing Students’ Character at Islamic Boarding School. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16(1), 234–246. https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i1.4378

Fahham, A. M. (2020). Pendidikan Pesantren: Pola Pengasuhan, Pembentukan Karakter, dan Perlindungan Anak. Publica Institute.

Farihin, H., & Khasani, F. (2023). Etika Profetik Santri: Resepsi Hadis Pada Tradisi Pendidikan Pesantren. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(2). https://doi.org/10.18860/jpai.v9i2.24128

Firmansyah, Pratama, I. P., & Munir. (2024). Symbolic Meanings in the Social Interaction of Santri in the Pesantren Environment. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 8(3), 1086–1102. https://doi.org/10.35723/ajie.v8i3.698

Fowler, B. (2020). Pierre Bourdieu on Social Transformation, with Particular Reference to Political and Symbolic Revolutions. Theory and Society, 49(3), 439–463. https://doi.org/10.1007/s11186-019-09375-z

Guanglin, M. (2023). The Feudal Contract and the Monarchy in Medieval England. Social Sciences in China, 44(2), 112–128. https://doi.org/10.1080/02529203.2023.2223042

HAMKA. (2015). Tafsir Al-Azhar. Gema Insani Press.

Hasan, Moh. F. (2025). Educational Authority and Regulatory Legitimacy: Comparing Normative Systems in Pesantren and Public Schools in Indonesia. Legal Pluralism and Critical Social Analysis, 57(2–3), 182–206. https://doi.org/10.1080/27706869.2025.2556586

Helmi, Moh. Affan, Abd. Somad, Ahmad Basuni, & Ahmad Sahidah. (2026). Epistemologi Pesantren sebagai Tradisi Pengetahuan Praksis: Otoritas, Habitus, dan Produksi Ilmu. Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum Dan Pendidikan, 11(01), 81. https://doi.org/10.55102/alyasini.v11i01.7219

Indrawan, B., & Nasihin, A. (2025). Strategi Guru Al-Qur'an Hadist dalam Memotivasi Siswa dengan Kesulitan Membaca Mushaf MA Plus Sunan Drajat 7. Al-Kainah: Journal of Islamic Studies, 4 (2).

Isbah, M. F. (2020). Pesantren in the Changing Indonesian Context: History and Current Developments. QIJIS (Qudus International Journal of Islamic Studies), 8(1), 65. https://doi.org/10.21043/qijis.v8i1.5629

Kurniati, M., Surur, M., & Rasyidi, A. H. (2019). Peran Kepemimpinan Kyai Dalam Mendidik Dan Membentuk Karakter Santri Yang Siap Mengabdi Kepada Masyarakat. Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur’an Dan Hadist, 2(2), 194–203. https://doi.org/10.35132/albayan.v2i2.80

Machmudi, Y. (2021). Modernization and Changes in Kiai-Santri Relations in Three Pesantrens in Java. ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman, 16(1), 58–79. https://doi.org/10.15642/islamica.2021.16.1.58-79

Maryam, S. (2023). Implementasi Ta’dzim Santri Kepada Kyai dalam Lingkungan Pesantren Perspektif Pedagogi Relasional. Journal of Nahdlatul Ulama Studies, 4(1), 35–48. https://doi.org/10.35672/jnus.v4i1.35-48

Memon, N. A., Abdalla, M., & Chown, D. (2024). Laying Foundations for Islamic Teacher Education. Education Sciences, 14(10), 1046. https://doi.org/10.3390/educsci14101046

Mudhofar, A., Ibrahim, J. T., Wahyudi, & Saiman. (2025). Dibalik Tembok Pesantren: Kekerasan Budaya dan Hierarki dalam Pendidikan Islam. Universitas Muhammadiyah Malang.

Mudzakkir, A., Sakka, Abd. R., & Ismail, L. O. (2024). Penghormatan kepada Guru dalam Perspektif Islam: Kaitannya dengan Motivasi Belajar dan Efektivitas Pembelajaran. Journal of Social and Scientific Education, 89–99. https://doi.org/10.58230/josse.v1i2.285

Mufaizin, Baitaputra, H., & Junaidi. (2026). Kiai, Santri, dan Kesetiaan Ilmiah: Kritik Terhadap Labelisasi Feodalisme Di Dunia Pesantren. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 1007–1011.

Ningsih, I. W., Basri, H., & Suhartini, A. (2023). History and Development of Pesantren In Indonesia. Jurnal Eduscience, 10(1), 340–356. https://doi.org/10.36987/jes.v10i1.3392

Nu’man, A. (2025). From Authority To Institutional Trust: A Study of Kyai Modalities In Pesantren Communities. PEDAGOGIK: Jurnal Pendidikan, 12(1), 74–88. https://doi.org/10.33650/pjp.v12i1.11063

Owen, D. (2020). Migration, Structural Injustice and Domination on ‘Race’, Mobility and Transnational Positional Difference. Journal of Ethnic and Migration Studies, 46(12), 2585–2601. https://doi.org/10.1080/1369183X.2018.1561067

Pitriyani, P., Sartika, E., & Ningsih, I. (2024). The Functional Significance of Reciting Dhikr Al-Ma’thurat: Exploring The Living Qur’an in Tahfiz Institution. MUSHAF: Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan, 5(1), 47–73. https://doi.org/10.33650/mushaf.v5i1.10308

Pratama, R. A. (2021). Pemikiran Foucault dan Baron: Kekuasaan dan Pengetahuan Dalam Pendidikan dan Bahasa. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(1), 33–43. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i1.30543

Putri, N. A., Nurhayati, N., & Pariama, S. D. (2025). Pembingkaian ‘Feodalisme’ Kiai dan Santri di Pesantren oleh Media Xpose Trans7: Analisis Wacana Kritis Fairclough. Journal of Social Humanities and Education, 1(2), 283–291. https://doi.org/10.65310/a7pf2b20

Rofina, A., Ilmi, M. N. A. H., Nursyamsiyah, S., & Huda, H. (2024). Konsep Ilmu dan Pendidikan dalam Perspektif Surat Al-Mujadalah Ayat 11. TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 7(1), 107–119. https://doi.org/10.32528/tarlim.v7i1.1766

Sabila, A. M., Arifin, S., & Humaidi, M. N. (2024). Islamic Boarding School in the Trajectory of Indonesian History: Origins, Characteristics, and Policy Dynamics. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 8(1), 45. https://doi.org/10.35723/ajie.v8i1.440

Safitri, H. H., Albab, U., Khobir, A., Solehuddin, Moh. S., Adam Abd. Azid, M. A. Abd. A., & Khimmataliev, D. O. (2026). The Transformation of Religious Authority: A Critical Review of Fanaticism and Intellectual Freedom in Indonesian Islamic Boarding Schools. Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 10(1), 53–74. https://doi.org/10.21009/hayula.010.01.03

Sari, R. T., Madani, C., Afradini, A. R., Uyun, Q., & Chanigia, G. A. (2025). Otoritas dan Feodalisme dalam Tradisi Pesantren Indonesia: Sebuah Kajian Interdisipliner tentang Kekuasaan, Pengetahuan, dan Modal Keagamaan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(4), 207–218. https://doi.org/10.58540/isihumor.v3i4.1064

Shahara, N. A., & Masyithoh, S. (2025). Adab Guru dan Murid sebagai Refleksi Akhlak Islami: Implikasi terhadap Pembentukan Lingkungan Belajar Beretika. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 739–747. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1508

Shihab, M. Q. (2021). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an (Vol. 7). Lentera Hati.

Sofi, M. J., Manaf, S., & Ali, J. (2025). Pesantren In Dynamic Transformation: Harmonizing Classical Roots and Modern Practices. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 49(2), 333. https://doi.org/10.30821/miqot.v49i2.1459

Sulistyowati, D., & Sukino, A. (2026). Analisis Konsep Disiplin, Kekuasaan dan Normalisasi Sosial dalam Pendidikan Melalui Pendekatan Teori Michel Foulcault. Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, 12(1), 393–402. https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v12i1.4701

Sumarna, C., & Rosidin, D. N. (2024). Kritik Atas Implementasi Kurikulum Merdeka di Era Dekadensi Nilai Moral Pendidik. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 10(1). https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v10i1.730

Sutriyono, Usman, & Suharto, B. (2025). Kiai dan Transformasi Sosial: Dinamika Peran Kiai dalam Masyarakat Muslim Kontemporer. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum Dan Pendidikan, 10(6), 701. https://doi.org/10.55102/alyasini.v10i6.7181

Taufiq, A., Sahdan, M. Z., & Setianingsih, D. (2024). Construction of Religious Habitus In Indonesian Islamic Boarding Schools. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 10(2), 187–201. https://doi.org/10.18784/smart.v10i2.2458

Triani, A. R., Nasution, N. H., Azahra, N., Khairina, J., & Tarigan, Mhd. R. M. (2025). Konsep Adab Dalam Menuntut Ilmu Pada Surah Al-Mujadalah Ayat 11 (Studi Komparatif Tafsir Ulama Nusantara). Al-Anshor: Jurnal Pendidikan, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.63911/rtfp0415

Utami, I. H., & Ritonga, M. (2025). Strategi Lembaga Pendidikan Islam untuk Memahami Keragaman dengan Cara Pandang Multikultural. Al-kainah: Journal of Islamic Studies, 4 (2).

Wahyuni, E. S. (2025). Between Feudalism and Islamic Boarding School Manners: A Literature Review. International Journal of Islamic Studies Issues, 1(2), 10–16. https://doi.org/10.59966/e13w8c30

Yanwari, Y., Pujianti, E., & Widiastuti, N. (2025). Pembinaan Karakter Disiplin dan Akhlak Karimah Santri Putra Melalui Budaya Pesantren Di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Jati Agung Lampung. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 2222–2232. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2629

Yuniawanti, N. D. (2025, August 14). Public Policy, Patriarchal Culture, and Feudalism: Challenges in Combating Sexual Violence against Women in Indonesia. Proceeding International Conference On Sustainable Environment And Innovation (ICOSEI). International Conference On Sustainable Environment And Innovation. https://doi.org/10.53675/icosei.v1i1.1707

Zulkarnain, Y. (2024). Analysis of Surah Al-Imran 104 in the Context of Social Leadership. Pawarta: Journal of Communication and Da’wah, 2(1), 31–42. https://doi.org/10.54090/pawarta.332

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Ulfatul Hasanah, & Basid, A. B. (2026). Relasi Kiai-Santri dan Tuduhan Feodalisme dalam Tradisi Pesantren: Kajian Tafsir Tematik Atas Otoritas, Adab, dan Kritik. AL-KAINAH: Journal of Islamic Studies, 5(1), 13–29. https://doi.org/10.69698/jis.v5i1.1606

Citation Check