HUKUM PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH: ANALISIS KAIDAH AL-UMURU BIMAQASHIDIHA DAN LA DHARAR WA LA DHIRAR

Authors

  • Amilia Fitri UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Siti Zubaidah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Mahlil Nurul Ihsan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

Keywords:

Artificial Intelligence, Academic Writing, Islamic Legal Maxims, Al-Umuru bi Maqasidiha, La Dharara wa La Dhirara

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah memberikan kemudahan dalam penulisan karya ilmiah melalui berbagai fitur seperti pencarian informasi, penyusunan kerangka tulisan, parafrase, dan penyuntingan bahasa. Namun, penggunaan AI juga menimbulkan persoalan terkait plagiarisme, integritas akademik, dan keakuratan informasi sehingga perlu dikaji dari perspektif hukum Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis hukum penggunaan Artificial Intelligence dalam penulisan karya ilmiah berdasarkan kaidah fikih Al-Umūru bi Maqāṣidihā dan Lā Ḍarar wa Lā Ḍirār. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari kitab kaidah fikih, buku, dan artikel jurnal yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum penggunaan AI dalam penulisan karya ilmiah pada dasarnya mubah selama digunakan sebagai alat bantu dan tidak menggantikan tanggung jawab intelektual penulis. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis penggunaan AI melalui dua kaidah fikih utama sebagai dasar penentuan batasan etis dan hukum dalam pemanfaatannya pada penulisan karya ilmiah.

References

Adzan, G. E., & Azhar, A. (2024). Etika Penggunaan Artificial Intelligence dalam Penulisan Karya Ilmiah. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(4), 2297–2308. https://doi.org/10.54082/jupin.874

Lexy J. Moleong. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mestika Zed. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Napitupulu, J. A., Adly, A., & Firmansyah, H. (2025). Kaidah yang Berkaitan dengan al-Umūru bi Maqāṣidihā. 02(01).

Nur Syahriani, Winarti, & Gongma Sari Siagian. (2025). Artificial Intelligence (AI) dalam Kepenulisan Ilmiah: Manfaat dan Tantangan Penggunaan Tools Parafrase. 10(3).

Ramadhan, D., & Rienovita, E. (2026). Pemanfaatan Generative AI dalam Penulisan Karya Ilmiah dan Penelitian Akademik sebagai Alat Produktivitas: Systematic Literature Review Berbasis PRISMA. 25(2).

Shahih al-Bukhari. (t.t.). Kitab Bad’ al-Wahy, no. 1.

Shahih Muslim. (t.t.). Kitab al-Iman, no. 101.

Sinaga, L. B., Amelia, K., Santanovalina, J., & Rahmadani, S. (2026). Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara Etis dalam Penulisan Akademik. 10.

Sunan Ibn Majah, no. 2340. (t.t.).

Yualita, P. (2025). TANTANGAN INTEGRITAS AKADEMIK DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA.

Downloads

Published

2026-06-03

How to Cite

Amilia Fitri, Siti Zubaidah, & Mahlil Nurul Ihsan. (2026). HUKUM PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH: ANALISIS KAIDAH AL-UMURU BIMAQASHIDIHA DAN LA DHARAR WA LA DHIRAR. MIM: Jurnal Kajian Hukum Islam, 4(1), 32–42. Retrieved from https://ejournal.stai-mifda.ac.id/index.php/jmkhi/article/view/1625

Citation Check