URGENSI IMPLEMENTASI KURIKULUM TERSEMBUNYI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) DALAM MEMBENTUK SISWA BERKEPRIBADIAN ISLAMI
Keywords:
kurikulum tersembunyi, keteladanan guru, madrasah ibtidaiyah, kepribadian islamiAbstract
Guru MI adalah orang yang akan menyampaikan kurikulum kepada siswanya. Kurikulum tidak hanya merupakan kurikulum dalam bentuk tertulis (written curriculum) tetapi ada juga kurikulum tidak tertulis (hidden curriculum). Kurikulum tersembunyi ini terkait erat dengan keteladanan guru, karena dalam kurikulum tersembunyi keteladanan guru adalah kurikulum itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengingatkan ulang mengenai urgensi implementasi kurikulum tersembunyi guru MI. Penulis menggunakan metode penelitian studi literatur dengan mengumpulkan, membaca, menganalisis berbagai sumber pustaka sehingga bisa mendapatkan pemahaman dan kesimpulan. Penulis menemukan bahwa guru MI yang memberikan keteladanan nilai-nilai islami dalam sikap batin, perilaku dan ucapan, seperti: pembiasaan ibadah, kemandirian, kedisiplinan, kejujuran, sopan santun, ucapan yang baik, gotong royong ataupun saling menghormati itu membentuk kepribadian islami siswa sama seperti apa yang diteladankan oleh gurunya.
References
Anjaya, Capri. (2021). Kurikulum Ngumpet. Jakarta: PSSDM.
Anwar, Syaiful (2026). Exemplary Practices and Habituation of Islamic Religious Education Teachers in Developing Religious and Disciplined Character among Third-Grade Students at Madrasah Ibtidaiyah Al-Falah. www.darulilmi.journal.com
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Caswita. (2013). The Hidden Curriculum (Kurikulum Tersembunyi). Yogyakarta: LeutikaPrio
Daradjat, Zakiah. (2020). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara
Hamalik, Oemar. (2022) Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Handayani, Hani. (2025). “Pengembangan Karakter Pada Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah NW Lingkung. Jurnal Eduversity: Journal of future Interdiciplinary Education Vol.1 No.2 September 2025. www.gumpublisher.id
Hazazi & Din Muhammad Zakariya (2026). “Keteladanan Guru Dalam Pembentukan Karakter Islami Siswa: Studi di MI Muhammadiyah 02 Pondok Modern Muhammadiyah Paciran, Lamongan.” Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan, Vol. 9, No. 1 (Februari 2026. www.jurnal.staim-paciran.ac.id
Hurlock, Elizabeth B. (1996). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Iqbal, M. (2022). Keteladanan Guru Dalam Mewujudkan Peserta Didik yang Berakhlakul Karimah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Kota Lhokseumawe. Jurnal Ikhtibar Nusantara. www.jurnal.stainusantara.ac.id.
Isjoni. (2009). Guru Sebagai Motivator Perubahan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat (2008). Jakarta: Gramedia.
Nasution, S. (2014). Asas-asas Kurikulum. Jakarta: Bumi Aksara.
Rahmawati & Nguyen Thi Thu Hang (2025) “Character Education Strategies in Shaping Noble Morality of Students in Madrasah Ibtidaiyah”. www journal.yaspim.org
Ramayulis. (2019). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.
Rifai, Moh Rizal. (2025). “Integrasi Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Tematik oleh Guru Madrasah Ibtidaiyah.” At-Tahdzib: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar. 30 Juli 2025. www.ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id
Tafsir, Ahmad (2010) Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ulwan, Abdullah Nashih. (2012). Pendidikan Anak dalam Islam. Sukoharjo: Insan Kamil.
Usman, Moh. Uzer. (2017) Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya
Widat, Faizatul & Rohimatul Maulani. (2026). “Implementasi Metode Keteladanan Guru dalam Menanamkan Adab Akhlakul Karimah pada Siswa MI Mambaul Ulum.”At-Tajdid: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam. www.ojs.ummetro.ac.id

