Pelatihan Dan Pendampingan Kecakapan Hidup Bagi Remaja Berbasis Moderasi Beragama di Desa Sukabakti Kabupaten Tasikmalaya
Keywords:
kecakapan hidup, moderasi beragama, remajaAbstract
Perkembangan teknologi digital memberikan peluang sekaligus tantangan bagi remaja dalam mengembangkan kecakapan hidup (life skills) dan membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai moderasi beragama. Di Desa Sukabakti, Kabupaten Tasikmalaya, tingginya penggunaan media sosial di kalangan remaja belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan literasi digital dan pemahaman moderasi beragama. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat yang bertujuan meningkatkan kecakapan hidup remaja melalui pelatihan dan pendampingan berbasis moderasi beragama. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development yang dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu Discovery, Dream, Design, Deliver, dan Destiny. Sasaran kegiatan adalah 50 remaja yang mengikuti pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai soft skills di era disrupsi dan penguatan moderasi beragama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan Asset Based Community Development mampu mengoptimalkan aset masyarakat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan lembaga pendidikan keagamaan. Pelaksanaan pelatihan berlangsung secara partisipatif dengan antusiasme peserta yang tinggi, ditunjukkan melalui keterlibatan aktif dalam diskusi, tanya jawab, dan refleksi. Program ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan media sosial secara positif, penguatan literasi digital, serta internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Keberlanjutan program didukung oleh komitmen bersama antara tim pengabdian dan mitra untuk melanjutkan pembinaan remaja melalui kegiatan edukatif yang berkesinambungan. Dengan demikian, pendekatan Asset Based Community Development efektif dalam mengembangkan potensi remaja sekaligus memperkuat kolaborasi masyarakat dalam membangun generasi yang adaptif, moderat, dan bertanggung jawab di era digital.
References
Ananda, R. A., & Azhari, A. (2024). PENANAMAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA PADA REMAJA DESA SUMBER REJO, KABUPATEN BATUBARA. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(5), 8771–8775. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i5.34830
Asridayani, A., & Basri, H. (2025). Tolerance, Inclusiveness, and Balance as Predictors of Religious Moderation among Junior High School Students in Batang Natal. Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman, 13(1), 48–61. https://doi.org/10.24952/di.v13i1.16425
Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan. (2019). Moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat, Kementerian Agama RI.
Bisri, K., Azizah, N., Rahman, L., Falah, M. F., & Haqiqi, A. R. A. (2023). Strengthening Religious Moderation for High School and Vocational School Spiritual Activists in Semarang City. Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES), 6(2), 190–206. https://doi.org/10.33367/ijies.v6i2.4208
Chernyshenko. (2018). Social and emotional skills for student success and well-being: Conceptual framework for the OECD study on social and emotional skills (OECD Education Working Papers No. 173; OECD Education Working Papers, Vol. 173). https://doi.org/10.1787/db1d8e59-en
Muannas, M., & Mansyur, M. (2020). Model Literasi Digital untuk Melawan Ujaran Kebencian di Media Sosial (Digital Literacy Model to Counter Hate Speech on Social Media). JURNAL IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi informasi), 22(2), 125–142. https://doi.org/10.17933/iptekkom.22.2.2020.125-142
OECD. (2024). Social and Emotional Skills for Better Lives: Findings from the OECD Survey on Social and Emotional Skills 2023. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/35ca7b7c-en
Rizal, D. A., & Vella, N. K. S. (2024). MODERASI BERAGAMA DAN LITERASI DIGITAL. VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN, 6(2), 104–116. https://doi.org/10.35909/visiodei.v6i2.524
Sahlan, F., Kumala Sari, E. D., & Sa’diyah, R. (2022). Digital-Based Literacy Analysis of Religious Moderation: Study on Public Higher Education Students. Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 11(02), 153–166. https://doi.org/10.22219/progresiva.v11i02.20906
Thomas, P., Hogan-Taylor, C., Yankoski, M., & Weninger, T. (2022). Pilot study suggests online media literacy programming reduces belief in false news in Indonesia. First Monday. https://doi.org/10.5210/fm.v27i1.11683
Winduwati, S., Angie Lavenia, Jesselin Rahardja, Thio Audrey Fransisca Gunawan, Ryan Refael Zabdi, & Wangi Puspitaningrahayu. (2025). PENGEMBANGAN PERSONAL BRANDING REMAJA DI MEDIA SOSIAL. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 8(2), 463–470. https://doi.org/10.24912/jbmi.v8i2.34773
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Hinayatulohi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
