ANALISIS KEBIJAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SEKOLAH DAN PERGURUAN TINGGI

Authors

  • Lutvia Faridah Institut Miftahul Huda Subang, Indonesia
  • Lukman Nugraha Institut Miftahul Huda Subang, Indonesia

Keywords:

Kurikulum Merdeka, Kebijakan Pendidikan, MBKM

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar merupakan kebijakan strategis pemerintah Indonesia dalam merespons berbagai tantangan pendidikan nasional, khususnya dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan penurunan capaian belajar dan meningkatnya kesenjangan pendidikan. Kebijakan ini menekankan fleksibilitas pembelajaran, penyederhanaan konten, penguatan karakter, serta pemanfaatan asesmen diagnostik sebagai dasar perencanaan pembelajaran. Di tingkat pendidikan tinggi, kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar kontekstual di luar program studi. Hal ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah dan perguruan tinggi dengan meninjau landasan konseptual, implementasi kebijakan, serta isu-isu pendidikan terkini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka Belajar memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21, namun implementasinya masih menghadapi tantangan terkait kesiapan pendidik, pemerataan infrastruktur, serta optimalisasi asesmen diagnostik dalam praktik pembelajaran

References

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2022). Panduan implementasi kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kemendikbudristek. (2023). Panduan asesmen diagnostik pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Makarim, N. A. (2022). Merdeka belajar: Transformasi pendidikan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

OECD. (2021). The state of global education: Learning loss during the COVID-19 pandemic. Paris: OECD Publishing.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryaman, M. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka pada satuan pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 123–135.

Tilaar, H. A. R. (2012). Kebijakan pendidikan: Pengantar untuk memahami kebijakan pendidikan dan kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners (2nd ed.). Alexandria, VA: ASCD.

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Lutvia Faridah, & Lukman Nugraha. (2025). ANALISIS KEBIJAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SEKOLAH DAN PERGURUAN TINGGI. AWSATH: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 1(2). Retrieved from https://ejournal.stai-mifda.ac.id/index.php/awsath/article/view/1576

Citation Check