Penerapan Metode Ummi dalam Pembelajaran Tahsin Tahfidz Al-Qur’an (TTQ) Juz 30 di SD IT An-Naba Desa Ciasem Girang Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang

Authors

  • Sofawi Sofawi a:1:{s:5:"id_ID";s:25:"STAI Miftahul Huda Subang";}
  • Idham Kholid STAI Miftahul Huda Subang

Keywords:

Metode pembelajaran, metode Ummi, peran guru

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya permasalahan-permasalahan yang terdapat didalam proses pembelajaran Al-Qur’an secara umum diantaranya: kurangnya menghafal bacaan dari mulai huruf  hijaiyah, sulitnya menghafal surah-surah pendek karena kurang jelasnya pelafadzan makhorijul huruf, dan kurangnya memahami bacaan-bacaan tajwid akibatnya tidak adanya standarisasi guru terhadap metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada tahap selanjutnya, hasil dari wawancara kepada guru lalu diinterpretasi, dideskripsi dan dianalisis. Khusus untuk hasil observasi, wawancara dan dokumentasi pada siswa dianalisis berdasarkan indikator mengenai program dasar metode Ummi, tahapan metode Ummi dan target pembelajaran Al-Qur`an metode Ummi. Setelah analisis data dilakukan, peneliti mengecek keabsahan data dengan menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Kemudian menyusun laporan dan melaporkan hasil penelitian. Hasil analisis yang penulis lakukan dari penelitian ini diperoleh hasil yang baik, tentunya hal ini dapat terlihat dari yang ditunjukkan oleh peserta didiknya yang mampu menulis, membaca dan menghafal Al-Qur`an dengan baik. Hal ini menyatakan bahwa guru dalam proses pembelajaran telah melengkapi perannya sebagai tenaga pendidik yang mampu dalam meningkatkan pembelajaran TTQ, terutama saat proses belajar siswa mampu membaca, dan memahami Al-Qur`an ketika didalam lingkungan sekolah maupun diluar. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa guru telah memberikan peran yang baik kepada siswanya dalam proses belajar mengajar

Published

10/02/2023